Batam

Usai Viral Pulangkan Warga Tanpa KTP Batam, Begini Pernyataan DPD Gerindra Kepri 

Usai Viral Pulangkan Warga Tanpa KTP Batam, Begini Pernyataan DPD Gerindra Kepri

BatamHighlight – Usai viral terkait pernyataan Wakil Walikota Batam, Li Claudia Chandra terkait pemulangan warga yang tidak memiliki KTP Batam saat melakukan razia, Selasa (28/4/2026) lalu. DPD Gerindra Kepulauan Riau (Kepri), meminta agar masyarakat tidak terburu-buru dalam mengambil kesimpulan.

Ketua DPD Gerindra Kepri sekaligus Ketua DPRD Provinsi Kepri, Iman Sutiawan menjelaskan bahwa dalam postingan viral ini. Masyarakat dihimbau melihat persoalan secara utuh, terutama di tengah derasnya arus informasi di media sosial.

Menurut dia, pernyataan Li Claudia tidak bisa dilepaskan dari konteks situasi lapangan yang dihadapi langsung sebagai pemimpin daerah.

“Apa yang disampaikan Bu Li itu lahir dari kegelisahan seorang pemimpin yang melihat langsung persoalan sosial dan aktivitas yang merugikan masyarakat serta membahayakan lingkungan,” ujar Iman melalui sambungan telepon, Senin (4/5/2026) siang 

Pihaknya menilai, tindakan ini merupakan bentuk kepedulian Li Claudia terhadap Batam menjadi latar belakang munculnya pernyataan yang belakangan memicu beragam tafsir di masyarakat.

Iman juga mengingatkan pentingnya menjaga suasana kondusif, khususnya di tengah masyarakat Batam yang majemuk. Ia meminta berbagai elemen, termasuk tokoh masyarakat dan kaum ibu, untuk tidak memperbesar perbedaan tafsir yang berpotensi memicu gesekan sosial.

“Tidak ada niat merendahkan siapa pun. Saya percaya masyarakat bisa membedakan mana ketegasan terhadap pelanggaran hukum dan mana sikap terhadap masyarakat kecil,” ujarnya.

Lebih lanjut, Iman menegaskan bahwa persoalan tersebut sejatinya telah diselesaikan melalui komunikasi langsung. Ia menyebut Li Claudia telah bertemu dengan sejumlah tokoh masyarakat yang sebelumnya merasa tersinggung.

Menurut dia, pertemuan itu berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan.

“Mereka sudah duduk bersama, berbincang santai, saling memahami, bahkan saling memberikan dukungan untuk membangun Batam ke depan. Jadi tidak ada persoalan yang perlu diperbesar lagi,” jelasnya 

Ia menambahkan, komunikasi yang terjalin telah menghasilkan kesepahaman bahwa seluruh elemen masyarakat memiliki tujuan yang sama, yakni menjaga Batam tetap aman, harmonis, dan terus berkembang.

Iman pun mengajak masyarakat untuk kembali fokus pada persatuan dan pembangunan daerah.

“Kalau ada perbedaan pendapat, selesaikan dengan dialog dan hati yang dingin. Batam ini rumah besar kita bersama,” ujarnya.

Related Post

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More