BatamHighlight – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) resmi menetapkan Muhammad Fadhli sebagai Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PPP Provinsi Kepulauan Riau untuk masa bakti 2026–2031.
Penetapan tersebut ditandai dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) kepengurusan yang diserahkan langsung Ketua Umum DPP PPP, Muhammad Mardiono, kepada Muhammad Fadhli di Jakarta, Selasa (27/1/2026).
Muhammad Fadhli terpilih melalui Musyawarah Wilayah (Muswil) DPW PPP Kepulauan Riau yang digelar di Batam pada 28–29 Desember 2025. Hasil muswil tersebut kemudian disahkan oleh DPP PPP melalui penerbitan SK kepengurusan.
Ketua Umum DPP PPP Muhammad Mardiono menekankan pentingnya konsolidasi organisasi pascapenetapan kepengurusan baru di tingkat wilayah. Ia meminta jajaran DPW PPP Kepulauan Riau segera memperkuat struktur partai hingga ke tingkat paling bawah.
“DPW yang baru harus segera bekerja, melakukan konsolidasi organisasi, dan menjaga kekompakan kader. PPP harus hadir di tengah masyarakat dan memberi manfaat nyata,” kata Mardiono.
Menurut Mardiono, penguatan struktur dan soliditas internal menjadi kunci bagi PPP untuk meningkatkan peran politiknya di daerah, sekaligus menjawab kebutuhan dan aspirasi masyarakat.
Sementara itu, Muhammad Fadhli menyatakan penetapan tersebut merupakan amanah besar yang akan dijalankannya bersama seluruh kader PPP di Kepulauan Riau. Ia menegaskan fokus kepemimpinannya akan diarahkan pada penguatan organisasi dan kedekatan partai dengan masyarakat.
“Kami akan membangun soliditas, memperkuat struktur partai, dan bekerja bersama untuk membesarkan PPP di Kepulauan Riau,” ujar Fadhli, yang juga merupakan anggota DPRD Kota Batam.
Ia berharap PPP di Kepulauan Riau dapat tampil sebagai kekuatan politik yang konsisten memperjuangkan kepentingan rakyat dan berkontribusi dalam pembangunan daerah.
