BatamHighlight – Mustava resmi terpilih sebagai Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Provinsi Kepulauan Riau periode 2026–2031 melalui Musyawarah Provinsi (Muprov) Kadin Kepri yang digelar di Hotel Aston, Tanjungpinang, Sabtu (3/1/2026).
Mustava terpilih secara aklamasi setelah menjadi satu-satunya calon dengan dukungan penuh seluruh Kadin kabupaten/kota di Kepri.
Paska terpilih, Mustava menjelaskan mengusung visi menjadikan Kadin Kepri sebagai motor penggerak pertumbuhan ekonomi daerah yang berdaya saing global, berbasis pada kekuatan industri, kemaritiman, dan investasi berkelanjutan. Sejumlah misi strategis disiapkan, mulai dari penguatan dunia usaha, peningkatan kapasitas SDM, perluasan akses pembiayaan, hingga pemanfaatan teknologi.
Kadin Kepri juga akan fokus mendorong masuknya investasi dan pengembangan industri strategis seperti kawasan industri, energi, logistik, dan pariwisata. Selain itu, organisasi ini ditargetkan menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam mengawal kebijakan ekonomi yang berpihak pada dunia usaha, UMKM, dan industri lokal.
Penguatan UMKM dan penciptaan wirausaha baru menjadi agenda prioritas. Mustava menargetkan ekosistem UMKM Kepri terintegrasi dengan industri besar, rantai pasok regional, hingga pasar ekspor. Ia juga menilai posisi Kepri sebagai wilayah perbatasan dan gerbang ekonomi internasional perlu dimaksimalkan melalui kerja sama regional dan global.
“Kepri memiliki posisi strategis di segitiga ekonomi Singapura–Malaysia–Indonesia. Potensi ini harus dikelola secara profesional agar memberi manfaat maksimal bagi pertumbuhan ekonomi daerah,” ujar Mustava.
Di sisi organisasi, ia menegaskan komitmen membangun Kadin yang profesional, bersih, dan berintegritas dengan tata kelola transparan serta akuntabel. Tagline yang diusung adalah “Bersatu Membangun Kepri, Berdaya Saing Global”.
Sebelumnya, Ketua Steering Committee (SC) Muprov Kadin Kepri, Ernawati, menyampaikan pendaftaran calon ketua dibuka sejak 3 Desember 2025 dan ditutup pada 27 Desember 2025 pukul 16.00 WIB. Hingga batas akhir, hanya satu berkas pendaftaran yang masuk atas nama Ir. Mustava dan dinyatakan lengkap, termasuk pemenuhan kontribusi pencalonan sebesar Rp1 miliar serta dukungan dari tujuh Kadin kabupaten/kota.
