Batam

Arena FIBA 3×3 Batam Siap Goncang Engku Putri, 32 Tim dari 21 Negara Akan Berebut Gengsi Dunia

Batamhighlight.com, Batam – Dataran Engku Putri, Batamcentre, tinggal menghitung jam untuk menjadi panggung pertarungan basket 3×3 kelas dunia. Persiapan arena FIBA 3×3 Women’s Series dan Challenger Batam 2026 telah mencapai 95 persen, sementara 32 tim dari 21 negara bersiap menampilkan permainan terbaiknya di Kota Batam.

Panitia Lokal (Local Organizing Committee/LOC) memastikan seluruh pekerjaan utama hampir rampung. Arena bahkan sudah siap digunakan untuk latihan resmi para peserta mulai Rabu (22/7/2026), sehari sebelum Women’s Series resmi bergulir.

Ketua LOC FIBA 3×3 Women’s Series & Challenger Batam 2026 yang juga Ketua Perbasi Kepulauan Riau, Suhadi, mengatakan seluruh persiapan berjalan sesuai jadwal. Ia optimistis Batam siap menjadi tuan rumah salah satu turnamen basket 3×3 paling bergengsi di kalender FIBA.

“Kami sudah merampungkan sekitar 95 persen persiapan. Arena sudah bisa digunakan untuk latihan resmi. Kami mengajak masyarakat Batam dan Kepulauan Riau datang menyaksikan pertandingan basket kelas dunia ini,” kata Suhadi saat meninjau arena bersama Ketua Perbasi Kota Batam Junico dan pengurus Perbasi, Yasser Deka.

Women’s Series akan berlangsung pada 23-24 Juli 2026, disusul Challenger Putra pada 25-26 Juli 2026 di Dataran Engku Putri.

Sebanyak 32 tim dari 21 negara akan meramaikan persaingan di Batam. Hingga Selasa, lima tim telah tiba di Batam. Sebelas tim putri dijadwalkan mendarat pada Rabu, sedangkan tim putra mulai berdatangan pada Jumat.

Negara peserta Women’s Series antara lain Belanda, Mongolia, Prancis, Latvia, Jepang, Slovakia, China, Thailand, Vietnam, Filipina, dan Indonesia.

Atmosfer pertandingan dipastikan langsung memanas sejak hari pertama. Laga pembuka dimulai pukul 11.30 WIB dan berlanjut hingga malam hari. Panitia menyediakan tiket dengan harga Rp30 ribu untuk sesi siang, Rp50 ribu untuk sesi malam, serta Rp75 ribu hingga Rp100 ribu untuk babak final.

Ketua Badan 3×3 DPP PERBASI, Naniek Soer, menilai Batam akan menjadi panggung duel para raksasa basket 3×3 dunia. Tim nasional putri Indonesia akan menghadapi lawan-lawan tangguh, termasuk Mongolia yang menempati peringkat pertama dunia dan Prancis yang berada di posisi kedua.

Persaingan tak kalah sengit juga akan tersaji pada Challenger Putra. Tim elite asal Serbia yang berstatus peringkat satu dunia dan peraih medali emas dipastikan hadir, bersama tim kuat dari Miami, Amerika Serikat, serta sejumlah tim papan atas lainnya.

“Penggemar basket akan menyaksikan pertandingan dengan kualitas tertinggi karena tim-tim terbaik dunia hadir di Batam,” ujar Naniek.

Lebih dari sekadar turnamen, Suhadi berharap FIBA 3×3 Batam 2026 menjadi titik awal penguatan sport tourism di Kepulauan Riau. Kehadiran atlet, ofisial, dan pendukung dari puluhan negara diyakini akan mendongkrak kunjungan wisata sekaligus mempertegas posisi Batam sebagai destinasi penyelenggara event olahraga internasional.

“Semoga event ini menjadi barometer sport tourism di Kepri dan mendorong semakin banyak ajang internasional digelar di Batam,” katanya.

Penyelenggaraan FIBA 3×3 Women’s Series dan Challenger Batam 2026 mendapat dukungan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau melalui Dinas Pemuda dan Olahraga, Pemerintah Kota Batam, PHRI, serta berbagai pihak yang berkolaborasi menyukseskan kejuaraan basket dunia tersebut.

Related Post

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More